Hubungi Kami

Medtrip: Harga Paket Medical Check Up di Penang dan Kuala Lumpur!

paket medical check up

Medical check up tidak selalu memiliki jenis pemeriksaan yang sama untuk setiap orang. Oleh karena itu, biasanya rumah sakit menyediakan berbagai paket medical check up yang sesuai dengan kebutuhan dan budget kamu.

Macam-macam pemeriksaan bisa disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, kondisi kesehatan, riwayat penyakit pribadi maupun keluarga, serta faktor risiko yang dimiliki. Untuk lebih jelasnya, berikut ulasan seputar paket medical check up beserta biayanya di Malaysia!

Apa Saja yang Biasanya Dicek Saat Medical Check Up Dasar?

Medical check up atau MCU merupakan rangkaian pemeriksaan kesehatan yang dilakukan untuk menilai kondisi tubuh dan bantu mendeteksi kemungkinan adanya gangguan kesehatan. Medical check up dasar biasanya mencakup beberapa pemeriksaan seperti:

1. Pemeriksaan Fisik dan Tanda Vital

Pemeriksaan fisik dilakukan untuk mendapat gambaran awal mengenai kondisi tubuh. Dokter atau tenaga medis biasanya akan memeriksa beberapa tanda vital dan kondisi fisik secara umum.

a. Tekanan Darah

Pemeriksaan tekanan darah bertujuan untuk mengetahui apakah tekanan darah berada dalam kondisi normal, terlalu tinggi, atau terlalu rendah.

Pemeriksaan ini penting untuk:

  • Mendeteksi risiko hipertensi atau tekanan darah tinggi.
  • Mengetahui kemungkinan hipotensi atau tekanan darah rendah.
  • Memantau kondisi kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Hipertensi sering kali tidak menimbulkan gejala yang jelas. Seseorang dapat tetap merasa sehat meskipun tekanan darahnya meningkat, sehingga pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan kondisi tersebut lebih awal.

b. Detak Jantung dan Pernapasan

Tenaga medis juga biasanya memeriksa detak jantung dan frekuensi pernapasan.

Tujuannya adalah untuk:

  • Mengetahui kecepatan dan keteraturan detak jantung.
  • Memberikan gambaran awal mengenai fungsi jantung.
  • Menilai pola dan frekuensi pernapasan.
  • Membantu mengevaluasi kondisi dasar sistem jantung dan paru-paru.

Hasil pemeriksaan ini akan dipertimbangkan bersama pemeriksaan lain untuk memberikan gambaran kesehatan secara lebih menyeluruh.

c. Tinggi Badan, Berat Badan, dan BMI

Pengukuran tinggi dan berat badan digunakan untuk menghitung Indeks Massa Tubuh atau Body Mass Index (BMI).

Pemeriksaan ini dapat membantu:

  • Menilai apakah berat badan sesuai dengan tinggi badan.
  • Mengetahui kemungkinan berat badan kurang.
  • Mengidentifikasi kelebihan berat badan atau obesitas.
  • Mengevaluasi risiko kesehatan yang berkaitan dengan berat badan.

BMI bukan satu-satunya penentu kondisi kesehatan. Dokter biasanya tetap mempertimbangkan faktor lain, seperti pola makan, aktivitas fisik, dan hasil pemeriksaan laboratorium.

Baca juga: Bahaya Obesitas: Penyebab dan Solusi untuk Mengatasinya

2. Pemeriksaan Darah Lengkap

Pemeriksaan darah lengkap atau hematologi dilakukan untuk mengetahui kondisi beberapa komponen dalam darah.

Komponen yang biasanya diperiksa meliputi:

a. Sel Darah Merah dan Hemoglobin

Sel darah merah berfungsi membawa oksigen ke seluruh tubuh, sedangkan hemoglobin membantu proses pengangkutan oksigen tersebut.

Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi kemungkinan:

  • Anemia.
  • Perubahan jumlah sel darah merah.
  • Kondisi kesehatan tertentu yang memengaruhi produksi darah.

Kadar hemoglobin yang rendah dapat menyebabkan seseorang mudah lelah, lemas, pusing, atau terlihat pucat.

b. Sel Darah Putih

Sel darah putih atau leukosit merupakan bagian dari sistem pertahanan tubuh. Pemeriksaannya dapat membantu dokter mengevaluasi kemungkinan:

  • Infeksi.
  • Peradangan.
  • Perubahan kondisi sistem pertahanan tubuh.

Jumlah sel darah putih yang tidak normal belum tentu langsung menunjukkan satu penyakit tertentu. Hasilnya perlu dievaluasi bersama gejala dan pemeriksaan lainnya.

c. Trombosit

Trombosit atau keping darah berperan dalam proses pembekuan darah.

Pemeriksaan trombosit dilakukan untuk mengetahui apakah jumlahnya berada dalam kisaran yang sesuai. Hasilnya dapat menjadi bagian dari evaluasi kondisi darah dan kesehatan secara umum.

Secara keseluruhan, pemeriksaan darah lengkap membantu memberikan gambaran awal mengenai kondisi darah dan mendeteksi beberapa masalah kesehatan yang mungkin belum menimbulkan gejala.

3. Pemeriksaan Gula Darah

Tes gula darah dilakukan untuk mengetahui kadar glukosa dalam darah dan membantu mendeteksi risiko diabetes.

Jenis pemeriksaan dapat berupa gula darah sewaktu atau gula darah puasa. Untuk pemeriksaan gula darah puasa, seseorang biasanya diminta tidak makan selama sekitar delapan jam sebelum pengambilan darah.

Pemeriksaan gula darah bertujuan untuk:

  • Mengetahui kadar gula dalam darah.
  • Mendeteksi peningkatan gula darah.
  • Mengidentifikasi risiko prediabetes.
  • Membantu mendeteksi diabetes.

Pemeriksaan ini penting, terutama bagi orang yang memiliki riwayat keluarga diabetes, berat badan berlebih, atau gaya hidup kurang aktif.

4. Pemeriksaan Kolesterol atau Profil Lipid

Pemeriksaan profil lipid dilakukan untuk mengetahui kadar lemak dalam darah.

Komponen yang biasanya diperiksa meliputi:

  • Kolesterol total.
  • LDL atau kolesterol yang sering disebut kolesterol jahat.
  • HDL atau kolesterol yang sering disebut kolesterol baik.
  • Trigliserida.

Tujuan pemeriksaan ini adalah untuk menilai faktor risiko yang berkaitan dengan kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Kolesterol tinggi tidak selalu menimbulkan gejala. Pemeriksaan rutin dapat membantu menemukan kondisi tersebut sebelum menimbulkan masalah kesehatan yang lebih serius.

Baca juga: Pengobatan Kolesterol di Malaysia: Hal yang Perlu Anda Ketahui

Pemeriksaan ini penting terutama bagi orang yang:

  • Sering mengonsumsi makanan tinggi lemak.
  • Memiliki berat badan berlebih.
  • Jarang beraktivitas fisik.
  • Memiliki riwayat keluarga penyakit jantung.

5. Pemeriksaan Asam Urat

Tes asam urat dilakukan untuk mengetahui kadar asam urat dalam tubuh. Asam urat merupakan zat yang terbentuk dari proses pemecahan purin.

Kadar asam urat yang terlalu tinggi dapat menyebabkan pembentukan kristal pada persendian dan memicu peradangan.

Pemeriksaan ini dapat membantu:

  • Mengetahui kadar asam urat dalam darah.
  • Mengevaluasi risiko peningkatan asam urat.
  • Mendukung pemeriksaan pada orang yang mengalami nyeri atau bengkak pada persendian.

Hasil pemeriksaan tetap perlu dinilai bersama kondisi kesehatan dan gejala yang dialami.

Baca juga: 5 Alasan Wajib untuk Cek Asam Urat Secara Berkala

6. Urinalisis atau Tes Urine

Urinalisis merupakan pemeriksaan menggunakan sampel urine. Tes ini dapat memberikan informasi mengenai kondisi saluran kemih dan beberapa fungsi tubuh lainnya.

Pemeriksaan urine dapat membantu dokter:

  • Mengevaluasi fungsi ginjal.
  • Menilai kondisi saluran kemih.
  • Mendeteksi kemungkinan infeksi.
  • Menemukan perubahan kandungan tertentu dalam urine.
  • Memberikan informasi tambahan mengenai kondisi metabolisme.

Apabila ditemukan hasil yang tidak normal, dokter dapat merekomendasikan pemeriksaan lanjutan untuk mengetahui penyebabnya.

Seberapa Sering Sebaiknya Menjalani Medical Check Up?

Frekuensi pemeriksaan kesehatan tidak selalu sama pada setiap orang. Usia, kondisi kesehatan, jenis kelamin, riwayat penyakit, dan faktor risiko menjadi beberapa hal yang perlu dipertimbangkan.

Secara umum, pemeriksaan dapat dilakukan dengan panduan berikut:

  • Usia 20 – 40 tahun: sekitar setiap 2 – 3 tahun sekali, terutama bagi orang yang tidak memiliki faktor risiko penyakit tertentu.
  • Usia 40 – 60 tahun: sekitar setiap 1 – 2 tahun sekali, mengingat risiko penyakit kronis mulai meningkat seiring bertambahnya usia.
  • Usia di atas 60 tahun: umumnya dianjurkan melakukan pemeriksaan setiap tahun untuk memantau perubahan kondisi kesehatan secara rutin.

Individu dengan riwayat keluarga diabetes, penyakit jantung, tekanan darah tinggi, atau kondisi kesehatan tertentu mungkin membutuhkan pemeriksaan lebih sering. 

7 Macam Pemeriksaan Tambahan Saat Medical Check Up Beserta Fungsinya

Selain pemeriksaan dasar seperti yang telah di sebutkan di atas, beberapa orang mungkin memerlukan pemeriksaan tambahan. Jenis pemeriksaan ini biasanya dipilih berdasarkan usia, jenis kelamin, keluhan yang dirasakan, riwayat kesehatan pribadi maupun keluarga, serta faktor risiko penyakit tertentu.

Pemeriksaan tambahan tidak selalu berarti seseorang sedang mengalami penyakit. Dalam banyak kasus, tes ini dilakukan sebagai langkah skrining untuk mendeteksi gangguan kesehatan sejak dini atau memantau fungsi organ tertentu.

Berikut tujuh pemeriksaan tambahan yang dapat dilakukan saat medical check up:

1. Pemeriksaan Fungsi Hati

Hati memiliki banyak fungsi penting bagi tubuh, mulai dari membantu mengolah zat gizi hingga memproses berbagai zat yang masuk ke dalam tubuh. Pemeriksaan fungsi hati dilakukan melalui tes darah untuk melihat beberapa enzim dan zat yang dapat memberikan gambaran mengenai kondisi organ ini.

Pemeriksaan ini dapat membantu mendeteksi atau mengevaluasi:

  • Gangguan fungsi hati.
  • Peradangan pada hati.
  • Kerusakan sel hati.
  • Kondisi yang dapat memengaruhi kerja organ hati.

Hasil pemeriksaan yang tidak normal belum tentu langsung menunjukkan satu jenis penyakit tertentu. Dokter biasanya akan mempertimbangkan hasil tes bersama riwayat kesehatan, gaya hidup, konsumsi obat, dan pemeriksaan lainnya.

Siapa yang Dianjurkan Menjalani Pemeriksaan Fungsi Hati?

Pemeriksaan ini dapat dipertimbangkan oleh:

  • Orang yang memiliki riwayat penyakit hati.
  • Individu dengan riwayat keluarga gangguan hati tertentu.
  • Orang dengan hasil pemeriksaan sebelumnya yang menunjukkan gangguan fungsi hati.
  • Individu yang sedang menjalani pemantauan kesehatan tertentu sesuai anjuran dokter.

2. Pemeriksaan Fungsi Ginjal

Ginjal berfungsi menyaring sisa metabolisme dan membantu menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh. Gangguan fungsi ginjal dapat berkembang secara perlahan sehingga tidak selalu menimbulkan gejala pada tahap awal.

Pemeriksaan fungsi ginjal biasanya dilakukan melalui pemeriksaan darah dan dapat dikombinasikan dengan pemeriksaan urine. Beberapa hasil pemeriksaan dapat digunakan untuk membantu dokter menilai kemampuan ginjal dalam menjalankan fungsinya.

Tujuan pemeriksaan fungsi ginjal antara lain:

  • Menilai kemampuan ginjal menyaring zat sisa.
  • Mendeteksi perubahan fungsi ginjal.
  • Memantau kondisi ginjal pada orang dengan faktor risiko tertentu.
  • Menjadi dasar untuk menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lebih lanjut.

Siapa yang Dianjurkan Menjalani Pemeriksaan Fungsi Ginjal?

Pemeriksaan ini dapat dianjurkan bagi:

  • Orang dengan tekanan darah tinggi.
  • Individu dengan diabetes.
  • Orang yang memiliki riwayat penyakit ginjal dalam keluarga.
  • Individu dengan hasil pemeriksaan urine yang menunjukkan perubahan tertentu.
  • Orang yang memiliki faktor risiko gangguan ginjal sesuai evaluasi dokter.

3. Elektrokardiogram atau EKG

Elektrokardiogram atau EKG merupakan pemeriksaan yang digunakan untuk merekam aktivitas listrik jantung. Pemeriksaan ini biasanya dilakukan dengan menempelkan elektroda pada area tubuh tertentu.

EKG dapat memberikan informasi mengenai:

  • Irama jantung.
  • Kecepatan detak jantung.
  • Aktivitas listrik jantung.
  • Kemungkinan perubahan tertentu yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Pemeriksaan ini relatif cepat dan dapat menjadi bagian dari evaluasi kesehatan jantung, terutama pada orang dengan faktor risiko tertentu.

Siapa yang Dianjurkan Menjalani EKG?

EKG dapat dipertimbangkan bagi:

  • Orang dengan riwayat penyakit jantung.
  • Individu yang memiliki faktor risiko penyakit jantung.
  • Orang dengan riwayat keluarga penyakit jantung tertentu.
  • Individu yang mengalami keluhan seperti jantung berdebar atau nyeri dada dan memerlukan evaluasi medis.

4. Foto Rontgen Dada

Foto rontgen dada atau chest X-ray merupakan pemeriksaan menggunakan teknologi sinar-X untuk melihat gambaran organ dan struktur di dalam area dada.

Pemeriksaan ini dapat membantu dokter mengevaluasi kondisi:

  • Paru-paru.
  • Jantung.
  • Struktur tulang pada area dada.
  • Bagian lain di sekitar rongga dada.

Chest X-ray dapat digunakan sebagai pemeriksaan tambahan apabila seseorang memiliki keluhan atau faktor risiko yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Siapa yang Dianjurkan Menjalani Foto Rontgen Dada?

Pemeriksaan ini dapat dipertimbangkan untuk:

  • Orang dengan keluhan yang berkaitan dengan sistem pernapasan.
  • Individu dengan riwayat gangguan paru-paru tertentu.
  • Orang dengan faktor risiko yang berkaitan dengan kesehatan paru-paru.
  • Individu yang memerlukan pemeriksaan lanjutan berdasarkan hasil evaluasi dokter.

Baca juga: Gangguan Pernapasan: Cara Mengatasi dan Mengobati Penyakit

5. Ultrasonografi atau USG

USG merupakan pemeriksaan yang menggunakan gelombang suara untuk menghasilkan gambaran organ dan jaringan di dalam tubuh.

Berbeda dengan pemeriksaan yang hanya mengandalkan tes darah, USG memungkinkan dokter melihat kondisi struktur organ secara langsung. Jenis USG dapat berbeda tergantung area tubuh yang diperiksa.

Pemeriksaan ini dapat digunakan untuk mengevaluasi beberapa organ, seperti:

  • Hati.
  • Ginjal.
  • Kandung empedu.
  • Organ reproduksi.
  • Organ di area perut.

Tujuan pemeriksaan USG adalah membantu mendeteksi perubahan struktur atau kondisi tertentu pada organ yang diperiksa.

Siapa yang Dianjurkan Menjalani USG?

USG dapat dipertimbangkan bagi:

  • Orang yang memiliki keluhan pada area perut.
  • Individu dengan hasil tes laboratorium yang memerlukan evaluasi lanjutan.
  • Orang yang memiliki riwayat gangguan pada organ tertentu.
  • Individu yang memerlukan pemeriksaan organ reproduksi.
  • Orang dengan faktor risiko tertentu berdasarkan rekomendasi dokter.

6. Pemeriksaan Kesehatan Wanita

Wanita dapat membutuhkan beberapa pemeriksaan tambahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi dan deteksi dini penyakit tertentu. Jenis pemeriksaannya akan disesuaikan dengan usia, riwayat kesehatan, dan rekomendasi dokter.

Beberapa pemeriksaan yang dapat dipertimbangkan meliputi:

  • Pemeriksaan payudara.
  • Pap smear.
  • Pemeriksaan panggul.
  • USG pada organ reproduksi sesuai kebutuhan.

Salah satu tujuan pemeriksaan tersebut adalah mendeteksi perubahan pada organ reproduksi atau jaringan tertentu sebelum menimbulkan gejala yang lebih serius.

Baca juga: Mengenal Pap Smear: Fungsi, Manfaat, dan Biayanya

Siapa yang Dianjurkan Menjalani Pemeriksaan Kesehatan Wanita?

Pemeriksaan ini dapat dipertimbangkan oleh:

  • Wanita dewasa sesuai kelompok usia dan rekomendasi dokter.
  • Wanita yang aktif secara seksual, terutama untuk pemeriksaan skrining tertentu.
  • Wanita dengan riwayat keluarga penyakit tertentu.
  • Wanita yang mengalami perubahan atau keluhan pada sistem reproduksi.
  • Individu dengan hasil pemeriksaan sebelumnya yang memerlukan pemantauan.

7. Pemeriksaan Kesehatan Pria

Selain pemeriksaan umum, pria juga dapat membutuhkan pemeriksaan tambahan yang berkaitan dengan kesehatan reproduksi dan kondisi tertentu yang risikonya meningkat seiring bertambahnya usia.

Pemeriksaan dapat mencakup evaluasi kesehatan organ reproduksi atau pemeriksaan lain sesuai faktor risiko yang dimiliki.

Tujuannya antara lain:

  • Memantau kesehatan reproduksi pria.
  • Mengevaluasi kondisi tertentu berdasarkan usia dan riwayat kesehatan.
  • Membantu mendeteksi perubahan sejak dini.
  • Menentukan apakah diperlukan pemeriksaan lanjutan.

Siapa yang Dianjurkan Menjalani Pemeriksaan Kesehatan Pria?

Pemeriksaan tambahan dapat dipertimbangkan bagi:

  • Pria dewasa sesuai usia dan rekomendasi dokter.
  • Pria dengan riwayat keluarga penyakit tertentu.
  • Individu yang mengalami keluhan pada sistem reproduksi atau saluran kemih.
  • Pria dengan hasil pemeriksaan sebelumnya yang perlu dipantau.

Dengan pendekatan yang lebih sesuai kebutuhan, pemeriksaan kesehatan dapat memberikan informasi yang lebih relevan mengenai kondisi tubuh. Pemeriksaan tambahan juga dapat melengkapi hasil pemeriksaan dasar. 

Medtrip: Paket Medical Check Up di Kuala Lumpur dan Penang

Menjalani pemeriksaan kesehatan di Malaysia dapat menjadi pilihan bagi kamu yang menginginkan fasilitas medis yang lengkap sekaligus proses perjalanan yang lebih praktis. Namun, persiapan seperti memilih rumah sakit, membuat jadwal pemeriksaan, mencari hotel, dan mengatur transportasi sering kali merepotkan.

Medtrip hadir sebagai medical concierge yang mempermudah urusan tersebut. Berikut beberapa pilihan paket yang bisa kamu pertimbangkan:

1. Wellness Executive Stay Package di Kuala Lumpur

Bagi kamu yang ingin menjalani pemeriksaan kesehatan sekaligus mendapatkan pengalaman menginap yang lebih nyaman, Wellness Executive Stay Package di Pantai Hospital Kuala Lumpur dapat menjadi salah satu pilihan.

Baca juga: 5 Rumah Sakit di Kuala Lumpur, Pilihan Pasien dari Indonesia

Berapa Harga Wellness Executive Stay Package?

Harga Wellness Executive Stay Package adalah RM1,011 atau sekitar Rp4,5 jutaan.

Dengan harga tersebut, kamu bisa mendapatkan beberapa fasilitas yang telah termasuk dalam paket.

Fasilitas yang Didapatkan

Paket pemeriksaan ini sudah mencakup:

  • Gratis menginap selama 1 malam di 1 Bedroom Suite Marriott Executive Apartments Kuala Lumpur.
  • Pemeriksaan kesehatan atau MCU komprehensif.
  • Layanan antar jemput dari bandara, hotel, dan rumah sakit.
  • Sameday result atau hasil pemeriksaan yang dapat diperoleh pada hari yang sama sesuai alur pemeriksaan.
  • Konsultasi dengan dokter spesialis.

Kombinasi pemeriksaan kesehatan dan fasilitas pendukung ini dapat menjadi pilihan bagi kamu yang ingin menjalani MCU tanpa harus repot mengatur akomodasi dan transportasi secara terpisah.

Cocok untuk Siapa?

Wellness Executive Stay Package dapat menjadi pilihan bagi:

  • Individu yang ingin menjalani pemeriksaan kesehatan secara lebih komprehensif.
  • Pasangan atau keluarga yang merencanakan perjalanan pemeriksaan kesehatan ke Kuala Lumpur.
  • Pekerja dengan jadwal yang terbatas dan ingin memperoleh hasil pemeriksaan dalam waktu yang lebih efisien.
  • Orang yang ingin menjalani pemeriksaan kesehatan dengan fasilitas akomodasi dan transportasi yang sudah dipersiapkan.

Dengan adanya fasilitas antar jemput dari bandara hingga rumah sakit, pasien juga dapat lebih fokus pada jadwal pemeriksaan tanpa perlu memikirkan transportasi selama menjalani rangkaian medical check up.

2. Promo Medical Check Up di Penang dengan Gratis Menginap

Penang menjadi salah satu kota di Malaysia yang banyak dipilih oleh pasien Indonesia untuk menjalani pemeriksaan dan pengobatan. 

Bagi kamu yang ingin melakukan pemeriksaan kesehatan sekaligus membutuhkan tempat menginap, tersedia promo medical check up dengan harga mulai dari RM590 atau sekitar Rp2,6 jutaan.

Salah satu keunggulan pilihan ini adalah adanya fasilitas akomodasi hotel yang telah termasuk dalam promo.

Fasilitas yang Termasuk dalam Promo

Dengan harga mulai dari RM590, kamu bisa mendapatkan:

  • Pemeriksaan medical check up sesuai ketentuan paket.
  • Gratis menginap selama 1 malam di hotel bintang 4 di Penang.
  • Layanan antar jemput dari bandara, hotel, dan rumah sakit.
  • Sameday result.
  • Konsultasi dengan dokter spesialis.

Keuntungan Memilih Paket Pemeriksaan dengan Akomodasi

Beberapa manfaat yang bisa didapatkan antara lain:

  • Tidak perlu mencari hotel secara terpisah untuk kebutuhan pemeriksaan singkat.
  • Jadwal pemeriksaan dapat lebih mudah disesuaikan dengan waktu kedatangan.
  • Perjalanan dari bandara menuju hotel dan rumah sakit dapat dibantu melalui layanan antar jemput.
  • Hasil pemeriksaan dapat diperoleh dalam waktu yang lebih efisien melalui layanan sameday result.
  • Kamu dapat berkonsultasi mengenai hasil pemeriksaan dengan dokter spesialis.

Pilihan ini dapat menjadi solusi bagi kamu yang ingin menjalani pemeriksaan kesehatan di Penang dalam waktu singkat, tapi tetap mendapatkan fasilitas perjalanan yang lebih praktis.

3. Promo Buy 1 Get 1 Executive Health Screening di Island Hospital Penang

Menjalani pemeriksaan kesehatan bersama pasangan, keluarga, atau teman dapat menjadi salah satu cara untuk saling mengingatkan pentingnya menjaga kesehatan. 

Bagi kamu yang berencana melakukan pemeriksaan bersama, promo Executive Health Screening di Island Hospital Penang menawarkan pilihan yang menarik.

Promo ini menggunakan konsep Buy 1 Get 1, sehingga satu harga dapat digunakan untuk dua orang.

Harga Executive Health Screening

Harga Executive Health Screening adalah RM790 untuk 2 orang.

Jika dibagi untuk dua peserta, promo ini dapat menjadi pilihan yang lebih terjangkau bagi pasangan atau dua orang yang ingin menjalani pemeriksaan kesehatan dalam satu perjalanan.

Baca juga: 5 Rekomendasi Dokter Spesialis Ginekologi Terdekat dari Bandara Penang

Cocok untuk Pemeriksaan Bersama

Promo ini dapat menjadi pilihan bagi:

  • Pasangan yang ingin menjalani pemeriksaan kesehatan bersama.
  • Dua anggota keluarga yang ingin melakukan screening dalam waktu yang sama.
  • Sahabat atau rekan yang merencanakan perjalanan kesehatan bersama.
  • Individu yang ingin mengajak orang terdekat untuk mulai melakukan pemeriksaan kesehatan rutin.

Selain dari sisi biaya, melakukan pemeriksaan bersama juga dapat membuat perjalanan terasa lebih nyaman. Promo Buy 1 Get 1 ini dapat menjadi kesempatan untuk mulai menjalani pemeriksaan bersama orang terdekat tanpa harus melakukan perjalanan secara terpisah.

4. Promo Pemeriksaan Endoskopi di Penang

Selain pemeriksaan kesehatan umum, terdapat juga pilihan pemeriksaan yang lebih spesifik, salah satunya adalah endoskopi.

Endoskopi merupakan prosedur pemeriksaan yang digunakan untuk melihat kondisi bagian dalam organ tertentu menggunakan alat khusus. Jenis pemeriksaan yang dipilih akan disesuaikan dengan bagian tubuh yang ingin dievaluasi.

Promo endoskopi di Penang tersedia untuk beberapa jenis pemeriksaan, yaitu gastroskopi, kolonoskopi, dan kombinasi keduanya.

Baca juga: Gastroskopi dan Kolonoskopi: Perbedaan, Kegunaan, dan Biaya di Penang

a. Gastroskopi

Gastroskopi merupakan pemeriksaan yang digunakan untuk mengevaluasi bagian atas sistem pencernaan. Pemeriksaan ini dapat membantu dokter melihat kondisi area seperti kerongkongan dan lambung sesuai kebutuhan medis.

Harga gastroskopi dalam promo ini adalah:

RM1,800 atau sekitar Rp7,8 juta.

Pemeriksaan ini dapat dipertimbangkan bagi orang yang mendapatkan rekomendasi dokter untuk melakukan evaluasi lebih lanjut terhadap sistem pencernaan bagian atas.

b. Kolonoskopi

Kolonoskopi digunakan untuk memeriksa kondisi usus besar. Pemeriksaan ini dapat direkomendasikan dalam kondisi tertentu, terutama apabila seseorang memiliki keluhan, faktor risiko, atau riwayat kesehatan yang memerlukan evaluasi lebih lanjut.

Harga kolonoskopi dalam promo ini adalah:

RM2,500 atau sekitar Rp11 juta.

Pasien juga perlu mengikuti persiapan yang telah ditentukan sebelum menjalani prosedur.

c. Paket 2IN1 Gastroskopi dan Kolonoskopi

Bagi pasien yang membutuhkan pemeriksaan pada saluran pencernaan bagian atas sekaligus usus besar, tersedia pilihan 2IN1 Package.

Harga paket 2IN1 adalah:

RM3,600 atau sekitar Rp15,8 juta.

Pilihan ini dapat dipertimbangkan bagi pasien yang memang membutuhkan kedua pemeriksaan tersebut dalam satu rangkaian sesuai rekomendasi medis.

Fasilitas yang Didapatkan dalam Promo Endoskopi

Promo pemeriksaan endoskopi di Penang juga telah dilengkapi dengan sejumlah fasilitas pendukung, yaitu:

  • Gratis menginap selama 1 malam di Sunway Hotel Seberang Jaya Penang.
  • Layanan antar jemput dari bandara, hotel, dan rumah sakit.
  • Sameday result.
  • Konsultasi dengan dokter spesialis.

Setiap orang memiliki kebutuhan pemeriksaan yang berbeda. Ada yang cukup menjalani screening kesehatan umum, sementara lainnya mungkin membutuhkan pemeriksaan lebih spesifik seperti endoskopi. 

Dengan bantuan medical concierge seperti Medtrip, kamu dapat lebih mudah menentukan pilihan paket sesuai kebutuhan tanpa harus mengurus seluruh persiapan perjalanan kesehatan seorang diri. Yuk, kontak Medtrip sekarang, dan rencanakan perjalananmu!

Berita Terbaru