Hubungi Kami

Pengobatan Alternatif Kanker: Mengenal Next Generation Sequencing (NGS) & Targeted Therapy

pengobatan alternatif kanker

Pengobatan alternatif kanker kini tidak hanya berkaitan dengan metode tradisional atau herbal. Perkembangan teknologi medis menghadirkan pendekatan yang lebih presisi, salah satunya melalui Next Generation Sequencing (NGS) dan targeted therapy. 

NGS membantu dokter memahami karakteristik genetik sel kanker, sementara targeted therapy dapat digunakan untuk menyerang sasaran molekuler tertentu. Lantas, bagaimana kedua metode ini bekerja dan apa manfaatnya bagi pasien kanker? Berikut ulasannya!

Apa Itu Next Generation Sequencing (NGS)?

Next Generation Sequencing atau NGS adalah teknologi modern yang digunakan untuk membaca dan menganalisis DNA atau RNA dalam jumlah besar secara cepat dan efisien.

Teknologi ini memungkinkan jutaan hingga miliaran fragmen materi genetik diperiksa secara bersamaan, sehingga informasi yang diperoleh jauh lebih luas dibandingkan metode sekuensing generasi sebelumnya.

Secara sederhana, DNA bisa dianggap sebagai kumpulan instruksi yang mengatur berbagai fungsi dalam tubuh. Jika terdapat perubahan pada bagian tertentu dari DNA, perubahan tersebut dapat memengaruhi cara sel bekerja. NGS akan mendeteksi perubahan tersebut dengan tingkat detail yang tinggi.

Teknologi ini banyak digunakan dalam penelitian genetika, diagnosis penyakit genetik, penyakit infeksi, hingga kanker. Dalam bidang kanker, NGS menjadi penting karena dapat memberikan gambaran mengenai karakteristik genetik tumor yang berbeda pada setiap pasien.  

Bagaimana Cara Kerja NGS?

NGS bekerja dengan membaca banyak potongan DNA atau RNA secara paralel. Prosesnya secara umum terdiri dari beberapa tahap, yaitu:

1. Persiapan Sampel

Sampel biologis terlebih dahulu diambil untuk memperoleh DNA atau RNA. Jenis sampel dapat berbeda sesuai kebutuhan pemeriksaan, misalnya jaringan tumor atau sampel biologis lainnya.

Materi genetik kemudian diekstraksi agar dapat diproses lebih lanjut. Salah satu kelebihan NGS adalah kebutuhan bahan awal yang relatif sedikit pada metode tertentu, bahkan dapat berada dalam skala nanogram.

2. Library Preparation

DNA yang sudah diperoleh kemudian dipotong menjadi fragmen-fragmen kecil. Fragmen tersebut dipersiapkan agar dapat dikenali dan dibaca oleh mesin sekuensing.

Tahapan ini disebut library preparation.

Sederhananya, proses ini mirip seperti memecah sebuah buku menjadi banyak bagian kecil agar setiap bagian bisa dibaca secara bersamaan.

3. Amplifikasi dan Sequencing

Fragmen DNA dapat diperbanyak terlebih dahulu agar jumlah materi cukup untuk dianalisis. Setelah itu, mesin NGS membaca urutan DNA dari jutaan fragmen secara paralel.

Kemampuan membaca banyak fragmen sekaligus dikenal sebagai high-throughput sequencing. Inilah salah satu perbedaan utama NGS dibandingkan metode lama seperti Sanger sequencing, yang memiliki kapasitas pemeriksaan lebih terbatas.

4. Analisis Bioinformatika

Hasil sekuensing menghasilkan data dalam jumlah sangat besar. Data tersebut kemudian dianalisis menggunakan komputer melalui proses yang disebut bioinformatika.

Analisis ini membantu menemukan berbagai perubahan genetik, seperti:

  • perubahan pada satu bagian DNA;
  • penambahan atau hilangnya materi genetik;
  • variasi gen tertentu;
  • perubahan pada RNA;
  • pola aktivitas gen.

Hasil akhirnya kemudian diinterpretasikan oleh tenaga ahli sesuai tujuan pemeriksaan dan kondisi pasien.

Baca juga: Ini Kata Dr. Malwinder Singh Sandhu tentang NGS dan Targeted Therapy

Kelebihan Next Generation Sequencing

Sebelumnya, pemeriksaan dalam skala luas dapat membutuhkan waktu yang lebih panjang dan biaya yang lebih tinggi. NGS akan meningkatkan kapasitas analisis sehingga sejumlah besar informasi dapat diperiksa secara lebih efisien.

Berikut beberapa kelebihan utama teknologi ini:

1. Membaca Banyak Gen Sekaligus

NGS mampu membaca jutaan hingga miliaran fragmen DNA atau RNA dalam satu kali proses. Teknologi ini memungkinkan pemeriksaan dilakukan terhadap banyak gen sekaligus, bahkan hingga seluruh genom.

Kemampuan tersebut sangat membantu ketika perubahan genetik yang dicari tidak hanya berada pada satu gen tertentu.

2. Lebih Cepat untuk Analisis Skala Besar

Dibandingkan metode sekuensing generasi sebelumnya, NGS dapat memproses informasi genetik dalam jumlah jauh lebih besar dalam waktu yang relatif singkat.

Pada pemeriksaan tertentu, analisis genom dapat dilakukan dalam hitungan hari, meskipun durasi sebenarnya tetap bergantung pada jenis pemeriksaan, laboratorium, serta tingkat kompleksitas data.

3. Lebih Efisien dari Sisi Biaya per Data

Biaya pemeriksaan NGS tidak selalu lebih murah secara total. Namun, jika dihitung berdasarkan jumlah informasi genetik yang diperoleh, teknologi ini dapat menjadi lebih efisien.

NGS juga memungkinkan penggunaan metode multiplexing, yaitu memproses beberapa target atau sampel secara bersamaan dalam satu rangkaian pemeriksaan.

4. Memiliki Sensitivitas Tinggi

NGS dapat mendeteksi perubahan genetik yang jumlahnya sangat sedikit di dalam sampel.

Pada metode dan kondisi tertentu, teknologi ini mampu menemukan DNA mutan dalam proporsi sekitar 2–5%. Tingkat sensitivitas sebenarnya dapat berbeda tergantung kualitas sampel, jenis tes, dan kedalaman pembacaan.

Kemampuan tersebut membuat NGS berguna ketika perubahan genetik hanya ditemukan pada sebagian kecil sel.

5. Mendeteksi Perubahan Genetik dengan Detail Tinggi

NGS dapat membaca variasi genetik hingga tingkat yang sangat kecil, termasuk perubahan pada satu komponen DNA.

Teknologi ini dapat membantu mendeteksi:

  • perubahan satu nukleotida;
  • penambahan bagian DNA;
  • hilangnya bagian DNA;
  • variasi pada gen;
  • perubahan tertentu pada RNA.

Informasi tersebut memberikan gambaran genetik yang jauh lebih mendalam dibandingkan pemeriksaan yang hanya berfokus pada satu target.

6. Membutuhkan Sampel Relatif Sedikit

Pada metode tertentu, NGS dapat dilakukan menggunakan jumlah DNA atau RNA yang relatif sedikit.

Hal ini menjadi keuntungan ketika sampel yang tersedia terbatas. Meski demikian, kualitas sampel tetap sangat penting agar hasil pemeriksaan dapat dianalisis dengan baik.

7. Mendukung Kedokteran Presisi

Salah satu manfaat penting NGS adalah mendukung konsep precision medicine atau kedokteran presisi.

Pendekatan ini mempertimbangkan bahwa dua pasien dengan penyakit yang sama belum tentu memiliki karakteristik genetik yang sama. Oleh sebab itu, informasi genetik dapat membantu dokter memahami kondisi pasien secara lebih spesifik.

Dalam bidang kanker, kemampuan tersebut menjadi semakin penting karena tumor dapat memiliki perubahan genetik yang berbeda pada setiap pasien.

Baca juga: Pengenalan Umum tentang Kanker: Penyakit yang Memerlukan Perhatian Serius

NGS Adalah Teknologi Analisis, Bukan Obat 

Walaupun memiliki banyak kelebihan, NGS bukanlah obat atau terapi yang secara langsung menghancurkan sel kanker.

NGS merupakan teknologi pemeriksaan dan analisis genetik. Hasil yang diperoleh dapat digunakan sebagai salah satu sumber informasi untuk membantu dokter memahami karakteristik penyakit dan menentukan langkah medis berikutnya.

Itulah sebabnya hasil pemeriksaan NGS akan dianalisis dan diinterpretasikan oleh tenaga medis atau ahli genomik dengan mempertimbangkan:

  • kondisi klinis pasien;
  • jenis sampel;
  • jenis pemeriksaan yang digunakan;
  • perubahan genetik yang ditemukan;
  • bukti ilmiah yang tersedia.

Secara keseluruhan, keunggulan utama NGS terletak pada kemampuannya membaca informasi genetik secara luas, cepat, sensitif, dan detail. 

Dalam pengobatan alternatif kanker berbasis teknologi medis modern, informasi tersebut dapat menjadi dasar penting untuk memahami karakteristik tumor secara lebih spesifik sebelum dokter mempertimbangkan strategi pengobatan yang sesuai.

Fungsi NGS dalam Pengobatan Kanker

Sebelum membahas fungsinya, penting untuk dipahami bahwa Next Generation Sequencing (NGS) bukan metode pengobatan yang langsung diberikan kepada pasien. NGS merupakan pemeriksaan genetik tingkat lanjut yang digunakan untuk menganalisis DNA atau RNA, termasuk mencari perubahan genetik pada sel kanker.

Hasil pemeriksaan ini dapat memberikan gambaran lebih detail mengenai karakteristik tumor. Informasi tersebut kemudian membantu dokter mempertimbangkan pilihan penanganan yang lebih sesuai dengan kondisi biologis kanker pada masing-masing pasien.

Baca juga: Didiagnosis Penyakit Kanker, Coba Cari Second Opinion di Malaysia

Berikut beberapa fungsi utama NGS dalam pengobatan kanker:

1. Mendeteksi Mutasi pada Sel Kanker

NGS dapat memeriksa banyak gen sekaligus untuk mencari perubahan atau mutasi yang terdapat pada sel kanker.

Setiap kanker dapat memiliki perubahan genetik yang berbeda. Bahkan, dua pasien dengan jenis kanker yang sama belum tentu memiliki karakteristik molekuler yang identik.

Melalui NGS, dokter dapat mencari berbagai perubahan, seperti:

  • mutasi pada gen tertentu;
  • perubahan pada satu bagian DNA;
  • penambahan atau hilangnya materi genetik;
  • perubahan molekuler yang berkaitan dengan pertumbuhan sel kanker.

Informasi ini akan memberikan gambaran yang lebih spesifik mengenai karakteristik tumor, bukan hanya berdasarkan lokasi atau jenis kankernya.

2. Bantu Memilih Pengobatan yang Lebih Personal

Salah satu fungsi penting NGS adalah mendukung personalized medicine atau pengobatan yang disesuaikan dengan karakteristik biologis pasien.

Selama ini, pilihan pengobatan kanker hanya mempertimbangkan jenis kanker, stadium, lokasi tumor, dan kondisi kesehatan pasien. Sedangkan, NGS dapat memberi informasi tambahan berupa perubahan genetik yang mungkin dapat digunakan sebagai petunjuk dalam memilih terapi.

Apabila ditemukan perubahan tertentu yang berkaitan dengan obat atau terapi khusus, dokter dapat mempertimbangkan pilihan pengobatan yang lebih terarah.

Dalam konteks inilah NGS memiliki hubungan yang erat dengan targeted therapy. Hasil pemeriksaan genetik dapat mencari target molekuler tertentu yang mungkin dipengaruhi oleh obat.

3. Memeriksa Banyak Gen dalam Satu Kali Pemeriksaan

Sel kanker dapat mengalami perubahan pada lebih dari satu gen.

Pemeriksaan satu gen demi satu gen tentu dapat membutuhkan waktu dan sampel lebih banyak. NGS membantu mengatasi hal tersebut dengan memungkinkan banyak gen diperiksa secara bersamaan.

Tergantung jenis pemeriksaan yang digunakan, NGS dapat menganalisis puluhan hingga ratusan gen dalam satu proses.

Kemampuan ini memberikan beberapa keuntungan, seperti:

  • proses pemeriksaan menjadi lebih efisien;
  • informasi genetik dapat diperoleh lebih luas;
  • kebutuhan pemeriksaan berulang dapat berkurang;
  • penggunaan sampel dapat lebih optimal.

Kemampuan ini sangat bermanfaat ketika jumlah jaringan tumor yang tersedia terbatas.

4. Mengetahui Kemungkinan Resistensi terhadap Obat

Karakteristik kanker dapat berubah seiring waktu.

Pada beberapa kondisi, sel kanker dapat mengalami perubahan baru yang membuat obat tertentu tidak lagi bekerja sebaik sebelumnya. Kondisi ini disebut resistensi terhadap pengobatan.

NGS dapat mencari perubahan genetik yang mungkin berkaitan dengan kondisi tersebut.

Jika terdapat perubahan baru pada karakteristik tumor, dokter dapat menggunakan informasi tersebut sebagai salah satu bahan pertimbangan untuk mengevaluasi strategi pengobatan.

Misalnya, dokter dapat mempertimbangkan:

  • apakah terapi sebelumnya masih sesuai;
  • apakah terdapat target lain yang dapat dipertimbangkan;
  • apakah diperlukan perubahan strategi pengobatan.

Pemeriksaan NGS ulang tidak selalu diperlukan untuk semua pasien. Keputusan tersebut tetap bergantung pada kondisi kanker dan pertimbangan dokter.

5. Bantu Menilai Biomarker untuk Terapi Modern

NGS juga dapat digunakan untuk mencari biomarker, yaitu karakteristik biologis yang dapat memberikan petunjuk mengenai pilihan pengobatan.

Salah satu informasi yang dapat dinilai melalui pemeriksaan tertentu adalah Tumor Mutational Burden (TMB), yaitu gambaran mengenai jumlah mutasi yang terdapat pada tumor.

Informasi ini dapat menjadi salah satu pertimbangan dalam menilai kemungkinan penggunaan terapi modern, termasuk imunoterapi pada kondisi tertentu.

Baca juga: Deteksi Dini, Pencegahan hingga Inovasi Teknologi Pengobatan Kanker Hati

Apa yang Dirasakan Pasien Saat Sampel Diambil?

Pengalaman pasien dapat berbeda tergantung jenis sampel yang digunakan, yaitu:

Jika Menggunakan Sampel Darah

    Pada pemeriksaan yang menggunakan sampel darah, termasuk pendekatan liquid biopsy pada kondisi tertentu, prosesnya hampir sama dengan pengambilan darah untuk pemeriksaan laboratorium biasa.

    Pasien mungkin merasakan:

    • cubitan ringan saat jarum masuk;
    • rasa tidak nyaman dalam waktu singkat;
    • sedikit nyeri pada area bekas pengambilan darah;
    • memar ringan pada sebagian pasien.

    Setelah sampel darah diperoleh, pasien tidak akan merasakan proses NGS yang berlangsung di laboratorium. DNA atau materi genetik dalam sampel akan dianalisis menggunakan instrumen dan sistem komputer.

    Jika Menggunakan Sampel Jaringan atau Biopsi

      Pada beberapa kondisi, NGS dilakukan menggunakan jaringan yang berasal dari tumor.

      Jika jaringan yang sudah tersedia dapat digunakan, pasien mungkin tidak memerlukan prosedur pengambilan sampel baru.

      Namun, apabila diperlukan biopsi tambahan, pengalaman pasien akan bergantung pada lokasi jaringan dan metode biopsi yang digunakan.

      Dokter dapat memberikan anestesi lokal atau metode anestesi lain sesuai kebutuhan prosedur. Saat efek anestesi bekerja, pasien umumnya tidak merasakan nyeri dari tindakan utama.

      Setelah efek anestesi berkurang, beberapa pasien dapat mengalami:

      • rasa pegal;
      • ketidaknyamanan sementara;
      • nyeri ringan pada area tindakan.

      Sensasi tersebut berkaitan dengan prosedur biopsi, bukan dengan proses NGS.

      Apa yang Terjadi Setelah Hasil NGS Keluar?

      Setelah analisis selesai, hasil NGS biasanya akan ditinjau bersama dengan informasi klinis lainnya. Dokter dapat mempertimbangkan beberapa kemungkinan berdasarkan hasil tersebut, seperti:

      1. Bila Ditemukan Perubahan yang Memiliki Pilihan Terapi

      Dalam beberapa kasus, hasil NGS dapat menemukan perubahan genetik atau biomarker yang berkaitan dengan pilihan pengobatan tertentu.

      Dokter kemudian dapat mempertimbangkan apakah pasien memenuhi syarat untuk terapi tersebut.

      Pilihan yang dipertimbangkan dapat mencakup terapi yang bekerja pada target molekuler tertentu atau pendekatan pengobatan lain sesuai karakteristik tumor.

      2. Bila Tidak Ditemukan Target Pengobatan yang Sesuai

      Tidak semua pemeriksaan NGS menghasilkan temuan yang dapat langsung digunakan untuk memilih obat.

      Hal ini bukan berarti pemeriksaan tersebut gagal.

      Hasil yang tidak menemukan target tertentu tetap dapat memberikan informasi kepada dokter mengenai karakteristik genetik yang tidak ditemukan pada tumor.

      Informasi tersebut dapat membantu mempersempit pilihan dan menentukan langkah pemeriksaan atau penanganan berikutnya.

      3. Diperlukan Pemeriksaan Tambahan

      Pada beberapa kondisi, hasil NGS dapat memberikan temuan yang membutuhkan pemeriksaan tambahan.

      Dokter mungkin perlu mempertimbangkan hasil pemeriksaan lain sebelum menentukan makna klinis dari suatu perubahan genetik.

      Interpretasi kanker tidak hanya didasarkan pada satu hasil pemeriksaan.

      Riwayat penyakit, hasil patologi, pencitraan medis, stadium kanker, kondisi fisik, dan berbagai faktor lainnya tetap menjadi bagian penting dalam proses pengambilan keputusan.

      Baca juga: 5 Rekomendasi Dokter Onkologi Terbaik di Malaysia

      Apa Itu Targeted Therapy?

      Targeted therapy atau terapi target adalah pengobatan kanker modern yang menggunakan obat untuk menyerang target molekuler tertentu yang membantu sel kanker tumbuh, berkembang, atau bertahan hidup. Target tersebut dapat berupa mutasi gen, protein, atau jalur sinyal tertentu yang terdapat pada sel kanker.

      Berbeda dengan kemoterapi yang bekerja terhadap banyak sel yang membelah dengan cepat, terapi target dirancang untuk bekerja lebih spesifik pada karakteristik kanker tertentu.

      Pendekatan ini dapat dianalogikan seperti penembak jitu yang diarahkan pada sasaran tertentu, bukan menyerang seluruh area secara bersamaan.

      Bagaimana Cara Kerja Targeted Therapy?

      Secara umum, terapi target dapat bekerja melalui beberapa cara berikut:

      1. Menghambat Sinyal Pertumbuhan Sel Kanker

      Salah satu mekanisme utama terapi target adalah menghambat sinyal yang memberi perintah kepada sel kanker untuk tumbuh dan membelah.

      Pada kondisi normal, pertumbuhan sel dikendalikan oleh berbagai mekanisme tubuh. Sel kanker dapat mengalami perubahan yang membuat sinyal pertumbuhan tersebut terus aktif. Akibatnya, sel dapat terus membelah tanpa kontrol yang normal.

      Obat terapi target dapat dirancang untuk menghambat protein atau jalur sinyal tertentu yang berperan dalam proses tersebut. Ketika sinyal pertumbuhan berhasil dihambat, pertumbuhan sel kanker dapat melambat atau terhenti.

      2. Menghambat Kemampuan Sel Kanker untuk Bertahan Hidup

      Selain mendorong pertumbuhan, beberapa perubahan molekuler dapat membantu sel kanker menghindari mekanisme alami yang seharusnya menghentikan atau menghancurkan sel abnormal.

      Salah satu mekanisme penting dalam tubuh adalah apoptosis atau kematian sel terprogram. Dalam kondisi tertentu, sel yang mengalami kerusakan berat dapat menerima sinyal untuk menghentikan kehidupannya melalui proses alami ini.

      Sel kanker dapat memiliki mekanisme yang membuatnya mampu menghindari proses tersebut.

      Beberapa obat terapi target bekerja dengan mengganggu mekanisme yang membantu sel kanker bertahan hidup. Dengan begitu, sel kanker dapat kembali lebih mudah mengalami proses kematian sel.

      3. Menghambat Pembentukan Pembuluh Darah Baru pada Tumor

      Tumor membutuhkan nutrisi dan oksigen agar dapat terus berkembang. Untuk memperoleh kebutuhan tersebut, tumor dapat merangsang pembentukan pembuluh darah baru. Proses ini disebut angiogenesis.

      Pembuluh darah baru membantu membawa oksigen dan nutrisi menuju jaringan kanker. Beberapa terapi target bekerja dengan menghambat proses angiogenesis.

      Jika pembentukan pembuluh darah baru dapat ditekan, suplai yang dibutuhkan tumor untuk berkembang dapat terganggu.

      Tujuannya bukan selalu untuk langsung menghilangkan kanker, tapi dapat memperlambat pertumbuhan atau perkembangan tumor.

      4. Mengirimkan Zat Tertentu ke Sel Kanker

      Beberapa jenis terapi target menggunakan pendekatan yang memungkinkan obat membawa zat tertentu menuju sel yang memiliki target spesifik.

      Target pada permukaan atau bagian tertentu dari sel kanker dapat digunakan sebagai “alamat” agar obat lebih terarah.

      Setelah obat mencapai sasaran, zat yang dibawanya dapat bekerja untuk merusak atau menghancurkan sel kanker.

      Pendekatan ini bertujuan meningkatkan ketepatan pengobatan terhadap sel yang memiliki karakteristik target tersebut.

      5. Bantu Sistem Kekebalan Tubuh Mengenali Kanker pada Kondisi Tertentu

      Beberapa terapi modern dapat memengaruhi proses biologis yang berkaitan dengan interaksi antara kanker dan sistem kekebalan tubuh.

      Tujuannya adalah membantu tubuh mengenali atau memberikan respons yang lebih baik terhadap sel abnormal.

      Namun, penting untuk membedakan terapi target dengan imunoterapi. Keduanya merupakan pendekatan pengobatan kanker modern, tapi memiliki mekanisme dan sasaran utama yang berbeda.

      Pada terapi target, fokus utama adalah mengganggu target molekuler tertentu yang berkaitan dengan pertumbuhan atau kelangsungan hidup kanker.

      Baca juga: Kebiasaan Hidup Sehat: Apa yang Bisa Dilakukan untuk Atasi Penyakit Kronis?

      Apa Manfaat Targeted Therapy?

      Beberapa manfaat potensial dari jenis terapi ini meliputi:

      1. Pengobatan Lebih Personal

      Terapi target dapat dipilih berdasarkan karakteristik molekuler tumor. Dengan begitu, pengobatan tidak hanya mempertimbangkan jenis dan lokasi kanker, tetapi juga target biologis yang terdapat pada sel kanker.

      Pendekatan ini merupakan bagian dari konsep precision medicine atau kedokteran presisi.

      2. Bekerja pada Sasaran yang Lebih Spesifik

      Obat dirancang untuk mengganggu target tertentu yang berperan dalam perkembangan kanker.

      Jika target tersebut memang terdapat pada tumor dan obat yang sesuai tersedia, terapi dapat bekerja lebih terarah dibandingkan pengobatan yang bekerja secara luas.

      3. Berpotensi Mengurangi Dampak pada Sel Sehat

      Karena memiliki sasaran molekuler tertentu, terapi target berpotensi mengurangi kerusakan terhadap sebagian sel sehat dibandingkan terapi yang bekerja secara lebih luas.

      Namun, efek samping tetap dapat terjadi dan berbeda-beda berdasarkan obat yang digunakan serta kondisi setiap pasien.

      4. Bantu Mengendalikan Kanker

      Terapi target dapat digunakan untuk memperlambat pertumbuhan atau perkembangan kanker pada kondisi tertentu. Pada sebagian pasien, pengobatan juga dapat membantu mengecilkan tumor dan meredakan gejala yang ditimbulkannya.

      Tujuan terapi dapat berupa:

      • menghilangkan kanker jika kondisi memungkinkan;
      • mengendalikan kanker agar tidak berkembang dengan cepat;
      • mengurangi gejala dan meningkatkan kenyamanan pasien.

      Hubungan NGS dan Targeted Therapy dalam Pengobatan Alternatif Kanker

      NGS dan targeted therapy memiliki hubungan yang erat dalam penerapan pengobatan kanker berbasis precision medicine. Jika NGS berperan sebagai pemeriksaan untuk menemukan karakteristik genetik kanker, maka targeted therapy merupakan salah satu bentuk pengobatan yang dapat digunakan ketika ditemukan target molekuler yang sesuai.

      Dengan kata lain, NGS membantu menjawab pertanyaan “apa yang membuat sel kanker ini tumbuh?”, sedangkan targeted therapy dapat membantu menjawab “obat apa yang dapat digunakan untuk menyerang target tersebut?”

      Apa Keuntungan bagi Pasien?

      Bila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya target yang sesuai dan terapi tersedia, kombinasi NGS dan targeted therapy dapat memberikan beberapa keuntungan potensial, yaitu:

      1. Pengobatan Lebih Terarah

        Dokter memiliki informasi tambahan mengenai karakteristik tumor sehingga pemilihan terapi dapat dilakukan dengan lebih spesifik.

        Ketika hasil NGS menemukan target yang memiliki terapi yang sesuai, dokter dapat menggunakan informasi tersebut sebagai salah satu dasar untuk menentukan pilihan pengobatan yang lebih personal. 

        2. Menghindari Terapi yang Tidak Memiliki Target yang Sesuai

          Jika suatu obat membutuhkan target tertentu tetapi target tersebut tidak ditemukan, informasi NGS dapat membantu dokter mempertimbangkan kembali penggunaan obat tersebut.

          Hal ini membantu proses pemilihan terapi menjadi lebih rasional dan berdasarkan karakteristik kanker.

          3. Membuka Peluang Pilihan Terapi Lain

            Pada pasien tertentu, hasil pemeriksaan dapat menunjukkan target yang sebelumnya belum diketahui. Jika terdapat terapi yang sesuai, temuan tersebut dapat menjadi salah satu pertimbangan untuk pilihan pengobatan selanjutnya.

            4. Mendukung Pemantauan Perubahan Kanker

              Dalam situasi tertentu, pemeriksaan molekuler dapat digunakan kembali ketika karakteristik kanker berubah atau penyakit berkembang. Informasi terbaru tersebut dapat membantu dokter mengevaluasi kembali strategi pengobatan.


              Memahami karakteristik kanker jadi langkah penting untuk menentukan pilihan pengobatan yang tepat. 

              Jika kamu ingin mendapatkan akses pengobatan kanker dengan teknologi medis modern di Malaysia, Medtrip sebagai medical concierge dapat mempermudah prosesnya, mulai dari mencari rumah sakit dan dokter yang sesuai, mengatur konsultasi, hingga mendampingi kebutuhan medis selama perjalanan. 

              Dengan dukungan Medtrip, Anda dapat lebih fokus menjalani proses pengobatan tanpa harus repot mengurus berbagai kebutuhan di luar itu. Konsultasi dengan Medtrip untuk rencanakan perjalanan medis Anda ke Malaysia sekarang juga!

              Berita Terbaru